Satu Persen Lebih Baik Setiap Hari



Jutaan orang tidak menyadari bahwa pola kebiasaan mereka sebenarnya cermin dari dalam diri mereka sendiri; dari identitas, jati diri, atau definisi yang mereka sematkan atas diri mereka. Saat percaya bahwa Anda orang yang open-minded, Anda akan rajin mempelajari budaya negara lain di YouTube, menggali konsep agama lain di Google, dan bertanya hal-hal kontroversial ke teman yang berbeda pandangan politik. Itu semua menjadi kebiasaan secara otomatis. Semua terjadi sekadar karena Anda yakin bahwa Anda adalah sosok yang open-minded, dan tidak ingin mencoreng keyakinan itu.

Banyak orang yang lupa untuk mengubah keyakinan dari identitas yang dimilikinya, sehingga habitsnya tidak konsisten. Misalnya, ingin berhenti datang terlambat ke rapat, tapi tidak meyakini dalam hati bahwa, “Aku adalah orang yang disiplin dan menghargai waktu.” hanya berfokus pada strategi-strategi secara acak untuk mengelola waktu, memutar jam tangannya jadi lebih cepat 10 menit, atau memasang alarm bagi setiap rapat. Ini tidak akan berhasil jika ia tidak berfokus untuk membenahi motivasinya untuk berubah, yakni dengan cara mengubah identitasnya ke sosok ideal yang bisa mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, ingat, untuk membentuk sebuah habit, ini langkahnya secara umum:
  1. Mulailah dari identitasmu sendiri. Percayalah bahwa kamu adalah orang yang berbeda dari sebelumnya. 
  2. Buktikan pada dirimu sendiri bahwa kamu adalah orang yang berbeda dengan cara melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil yang mencirikan orang yang berbeda tersebut.
Kebiasaan kecil berakumulasi. Misalnya, bisa menjadi 1% lebih baik setiap hari, akan mendapatkan hasil yang hampir 37 kali lebih baik sesudah satu tahun kemudian. 



1% lebih buruk setiap hari selama setahun 0.99^365 = 00,03 
1% lebih baik setiap hari selama setahun 1.01^365 = 37,78 

Jadi, kalo bisa menjadi 1% lebih baik setiap hari maka 37 kali lebih diujung tahun, gitu juga kebalikannya, 1% lebih buruk makan nurun menjadi hampir menjadi nol. Dari yang berawal dari satu kemenangan/keberhasilan kecil atau satu kemunduran remeh dapat terakumulasi jauh lebih besar.

Perubahan-perubahan kecil seringkali terlihat tidak memberikan perbedaan sampai Anda menembus ambang batas kritis. Jika menginginkan hasil yang lebih baik, jangan memusingkan sasaran dahulu. Tapi berfokuslah pada sistem Anda


Referensi :
Clear, J. (2018). Atomic habits. New York, NY: Penguin Random House.


MATERI DARI PELATIHAN LEADERS ACADEMY INDONESIA HABITS SERIES, PEMIMPIN ID


Teguh Tri Sasongko

Menasihati diri sendiri merupakan salah satu tugas yang tersulit. Karena yang akan melawan nasihat tersebut, adalah diri sendiri.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak